Frankenstein, Teknologi Digital dan Masa Depan Manusia: Antara Utopia dan Distopia
Sinopsis Buku
Frankenstein, Teknologi Digital dan Masa Depan Manusia: Antara Utopia dan Distopia
Penulis: Dr. Dharma Leksana, M.Th., M.Si.
Di tengah dunia yang semakin menyatu dengan layar, algoritma, dan kecerdasan buatan, batas antara manusia dan teknologi kian kabur. Buku ini mengajak pembaca menelusuri salah satu pertanyaan paling mendesak di abad ke-21: masihkah kita memahami diri sebagai manusia, ataukah kita sedang berubah menjadi sesuatu yang lain?
Berangkat dari metafora klasik Frankenstein—kisah tentang ciptaan yang melampaui kendali penciptanya—buku ini menggali ketakutan terdalam manusia tentang teknologi, sekaligus menyingkap harapan-harapan besar yang menyertainya. Dalam dunia di mana digitalisasi telah menjadi habitat eksistensial baru, kita hidup di persimpangan antara impian utopis dan bayangan distopia.
Dengan pendekatan lintas disiplin—teologi, filsafat, etika, teknologi, dan kajian budaya digital—penulis memetakan ulang relasi manusia–teknologi melalui tiga poros besar:
- Penciptaan: manusia sebagai imago Dei yang kreatif dan bertanggung jawab.
- Kejatuhan: bagaimana dosa, struktur sosial, dan sistem ekonomi mencemari teknologi modern.
- Penebusan: model tanggung jawab sang Pencipta dalam tradisi iman sebagai inspirasi etika teknologi baru.
Buku ini mempertemukan pemikiran Heidegger, Stiegler, Harari, Zuboff, hingga Byung-Chul Han dengan teologi Kristen tentang penciptaan dan kasih ilahi. Di dalamnya, pembaca akan menemukan analisis tajam tentang kapitalisme digital, ekosistem AI, kecanduan gawai, hilangnya kehadiran spiritual, hingga masa depan generasi digital native.
Namun pada akhirnya, buku ini bukan sekadar kritik—melainkan ajakan. Ajakan untuk membayangkan masa depan yang dapat ditebus. Masa depan yang tidak lagi dikendalikan oleh ketakutan ala Victor Frankenstein, tetapi dituntun oleh belas kasih, kebijaksanaan, dan tanggung jawab dalam semangat Kristus.
“Frankenstein, Teknologi Digital dan Masa Depan Manusia” adalah manifesto kecil tentang teknologi yang manusiawi. Sebuah kompas moral dan intelektual bagi siapa saja yang ingin menapaki masa depan tanpa kehilangan diri.
